Lanjut ke konten
2013/09/16 / Riza

Tablet PC dan Aplikasi Penting


Akhir-akhir ini intensitas saya berhadapan dengan komputer sangat tinggi. Terutama ketika masih sibuk dengan tugas-tugas kuliah dan penelitian di lab SIMS (Sistem Informations and Management Science). Namun tidak semua aktifitas berkomputer itu memerlukan computing power yang tinggi, memori besar, grafis yang bagus dan dan layar lebar atau media penyimpanan besar. Kadangkala saya hanya membaca media berita online, media sosial, atau bermain game ringan. Untuk hal yang agak serius sayapun hanya menulis catatan-catatan dan menulis program dengan teks editor saja. Kadangkala saya juga memonitor kondisi server dan database. Untuk semua pekerjaan-pekerjaan itu, komputer saya di lab amatlah sangat terlalu perkasa.

Read more…

2013/09/16 / Riza

Instalasi Modul Perl yang Lebih Mudah


Sebelumnya saya sudah menulis tentang instalasi Perl dan modulnya. Instalasi modul Perl dengan console cpan sangat mudah, namun kadangkala instalasi beberapa modul dengan cpan terasa menyulitkan karena harus berurusan dengan dependensi, kompilasi dan lainnya, terutama bagi yang awam dengan arsitektur modul Perl. Untuk itu, seorang programmer Perl bernama Tatsuhiko Miyagawa membuat sebuah modul yang diberi nama cpanm (cpanmin.us).

Read more…

2013/09/08 / Riza

Perangkat Lunak Alternatif Pilihan


Dahulu ketika mulai belajar menggunakan komputer pada tahun 1994, saya menggunakan sistem operasi Windows 3.11 for Workgroups dan Disk Operating System (DOS) versi 5 dan 6. Semua perangkat lunak yang saya gunakan adalah asli dan legal, termasuk perangkat lunak Office for Windows dan yang lainnya (ga inget lagi, apa aja ya? ). Seiring berjalannya waktu, mulailah saya mengenal perangkat lunak-perangkat lunak lain termasuk update dari perangkat lunak sebelumnya. Namun perbedaannya, perangkat lunak-perangkat lunak tersebut adalah hasil dari unauthorized copying, dimana pengguna menyalin installer dari perangkat lunak dari orang yang membelinya meskipun pembeli tersebut tidak memiliki hak untuk meminjamkan, mendistribusikan atau menjualnya kembali. Pada zaman itu, bisa dikatakan tidak ada perangkat lunak hasil crack, semuanya asli meskipun tidak legal. Perangkat lunak berpindah dari satu tangan ke tangan yang lain dengan media disket berukuran 5.25 Inch atau 3.5 Inch dengan kapasitas bervariasi mulai 720MB hingga 1.44MB. Beberapa perangkat lunak yang berukuran agak besar bahkan didistribusikan menggunakan banyak disket, misalnya Windows yang menggunakan 6 disket dan Microsoft Office menggunakan 2 hingga 4 disket. Meskipun harganya cukup mahal, perangkat lunak legal maupun ilegal juga dapat dibeli di toko-toko komputer.

Read more…

2013/02/08 / Riza

Memulai Belajar Perl


Strawberry Perl

Strawberry Perl

Saya mendapat tugas, yang sebetulnya mudah bagi yang sudah terbiasa, namun bagi saya ini cukup sulit. Untuk tugas ini saya harus membuat sebuah program untuk mengumpulkan data dari internet. Program ini harus dibuat dengan bahasa pemrograman Perl, karena saya belum pernah belajar Perl dengan serius, saya pikir inilah saatnya. Memang agak terlambat, tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.

Untuk memulai belajar Perl, hal-hal yang harus dipersiapkan cukup sederhana dan mudah didapatkan:

  1. Interpreter Perl. Untuk mendapatkan interpreter Perl cukup mudah. Jika menggunakan GNU/Linux, misalnya distribusi Debian atau Ubuntu, cukup menggunakan perintah sudo apt-get install perl. Jika menggunakan RedHat, CentOS atau Fedora bisa dengan perintah su -c “yum install perl”. Jika menggunakan Windows ada beberapa interpreter Perl yang dapat digunakan. Dulu saya pernah mencoba ActivePerl dari Activestate yang bisa didapatkan di http://www.activestate.com/activeperl. Sekarang tersedia implementasi Perl yang full Open Source di Windows bernama Strawberry Perl dan bisa didapatkan di http://strawberryperl.com. Yang saya gunakan saat ini adalah Strawberry Perl. Sedikit tentang Strawberry Perl, merupakan implementasi Perl di Windows yang dibuat oleh pencipta Perl sendiri, Larry Wall yang juga menciptakan program rn (Usenet client) dan program patch (sering digunakan untuk mengupdate source program). Read more…
2012/07/05 / Riza

Menginstall LEMP dengan Ubuntu


Anda tentu tentu tahu LAMP. LAMP adalah kependekan dari Linux, Apache MySQL, PHP. LAMP adalah kombinasi powerful untuk layanan webserver. Bagaimana jika Apache kita ganti dengan Nginx? Maka namanya akan berubah menjadi LEMP. Kenapa harus Nginx? Ada banyak alasan. Diantaranya adalah Nginx dikenal sebagai webserver dengan footprint memory yang kecil, sehingga tidak membebani sumberdaya server. Selain itu Nginx juga lebih gesit daripada Apache. Tidak seperti Apache, tidak ada modul PHP untuk Nginx. Untuk itu, biasanya PHP diinstall dalam bentuk CGI. Sekarang umumnya webserver LEMP menggunanan PHP-FPMuntuk memudahkan instalasi dan manajemen proses serta konfigurasi PHP. Proses instalasi LEMP di Ubuntu sebagai berikut:

  1. Jalankan perintah sudo apt-get install nginx php5-fpm php5-mysqlnd mysql-server
  2. edit konfigurasi virtualhost default nginx yang ada di /etc/nginx/sites-enabled/default, cari baris berikut Read more…
2012/07/04 / Riza

Posting Blog Dengan Software Open Source


BlogiloSaya sudah lama tidak mengisi blog ini dengan artikel baru. Salah satu penyebab kevakuman tersebut adalah kurangnya waktu yang tersedia untuk mengurus blog. Namun demikian sekarang saya sudah terbantu dengan adanya program yang dapat memudahkan saya dalam mengelola dan mengisi blog saya. Inilah Blogilo software yang yang berjalan di GNU/Linux dan merupakan client dari beberapa platform blogging seperti WordPress, Blogspot, Movable Type dan lainnya. Blogilo merupakan software yang berjalan dengan baik pada Desktop KDE. Untuk menginstallnya cukup mudah. Jika anda menggunakan Ubuntu atau Debian cukup dengan mengetikkan perintah sudo apt-get install blogilo atau jika menggunakan Fedora, Centos atau Redhat bisa menggunakan perintah yum install blogilo, namun biasanya jika anda menginstall Fedora dengan KDE, software ini sudah terinstall secara default.Jika anda baru pertama kali menjalankan Blogilo, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengkonfigurasi agar Blogilo dapat bekerja dengan blog anda.

  1. Klik menu Settings > Configure Blogilo
  2. Pada window Configure, klik submenu Blogs dan tekan tombol Add
  3. Masukkan alamat blog anda, kemudian masukkan username dan password, kemudian tekan Auto Configure. Secara otomatis Blogilo akan menyesuaikan konfigurasinya. Untuk melakukan hal ini anda harus terhubung dengan internet terlebih dahulu.

Nah, mudah bukan? Selamat berblog ria :D

2011/12/02 / Riza

Software Mind Mapping Favorit Saya

Kerangka Proyek

Saya telah mengenal mind map sejak kuliah dulu di Padang. Sejak saat itu saya sedikit-demi sedikit belajar memahami dan mencoba membuat peta pikiran tersebut. Namun baru ketika saya melanjutkan pendidikan di Surabaya saya tahu bahwa Mind Map adalah sebuah teknik mencatat ide yang dikembangkan oleh Tony Buzan. Mungkin hal ini ada pengaruhnya juga dengan intensitas saya mengakses internet yang tergolong besar ketika saya di Surabaya.

Beberapa tahun lalu, ketika itu saya terlibat kegiatan survey untuk persiapan migrasi di PT Semen Padang. Migrasinya sendiri tidak jadi dilakukan. Namun saya mendapat banyak pelajaran berharga. Ternyata dalam kegiatan brainstorming dan rapat-rapat, para pejabat di manajemen PT Semen Padang sering menggunakan software mind map yaitu Mindjet Mind Manager. Karena akan dilakukan migrasi, saya wajib tahu program apa saja yang dapat menggantikan fungsi program ini. Akhirnya saya melakukan pencarian untuk program-program alternatif dan saya mendapatkan banyak pilihan untuk program mind map yang berjalan di GNU/Linux, bahkan hampir semuanya berlisensi Open Source.
Dari seluruh software-software itu saya akhirnya memilih beberapa pilihan terbaik. Setelah mulai sering menggunakan mind map untuk mengajar di Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, saya mulai merevisi daftar ini sesuai dengan perkembangan terbaru dan akhirnya inilah pilihan terbaik saya.

  1. XMind. XMind saya pilih karena interfacenya yang bersih. XMind dikembangkan dari Eclipse yang memang sejak lama merupakan software IDE (Integrated Development Environment) yang banyak digunakan. Selain itu, hasil gambar XMind juga bagus. XMind dapat di download di http://www.xmind.net
  2. FreeMind. Saya suka dengan Freemind karena kesederhanaannya. Dengan kemampuan yang menyamai software mind mapping komersil seperti Mind Manager. Freemind memiliki interface yang sederhana dan gambar mind mapping yang dihasilkan juga bagus. Sayangnya program ini masih belum se”cantik” XMind. Silahkan download Freemind di http://freemind.sourceforge.org
  3. Vym (View your mind). Saya juga menyukai Vym karena hasil mind mappingnya juga bagus. Tapi bekerja dengan Vym jadi kalah mengasyikkan karena terlanjur mencoba Freemind dan XMind. Vym dapat didownload dari http://sourceforge.net/projects/vym/
  4. VUE. Sudah lama ingin mencoba VUE, tapi baru kesampaian. VUE sedikit berbeda dari program lain. VUE membuat diagram yang lebih fleksibel, dan interfacenya juga bagus. Silahkan download VUE di https://vue.tufts.edu/download
  5. IHMC CMapTools. CMapTools juga memiliki interface yang bagus dan fleksibel dan hasil peta konsepnya juga bagus. Download CMapTools di http://cmap.ihmc.us/download/
2011/10/25 / Riza

Perangkat Lunak Pemantau Trafik di GNU/Linux

nload

Kebetulan karena ada permintaan, maka saya akan tulis sedikit tentang perangkat lunak traffic monitoring di GNU/Linux. Karena keterbatasan waktu dan ilmu, saya hanya akan bahas nload dan iftop. Kedua tool tersebut merupakan tool berbasis console (CLI atau text based) yang masing-masing memiliki fitur-fitur yang sering digunakan untuk mengetahui kondisi jaringan berupa network load (beban jaringan), connection status (status koneksi) dan sebagainya.

Nload

Nload digunakan untuk mengetahui trafik di salah satu antarmuka jaringan. Nload menggambarkan trafik jaringan secara realtime dengan beberapa informasi tambahan seperti trafik maksimum, minimum dan rata-rata. Parameter nload yang umum digunakan antara lain -i dan -o. Jadi jika anda menggunakan TelkomSpeedy untuk koneksi internet anda maka anda bisa menjalankan nload dengan syntax

nload -i 1024 -o 512 eth0

Penjelasan: parameter -o dan -i adalah pengaturan skala grafik untuk trafik incoming (-i) dan outgoing (-o). Jadi sintaks di atas berarti menjalan nload dengan setting skala grafik incoming sebesar 1024kbps, outgoing sebesar 512kbps dan antarmuka yang dibaca adalah eth0. Jika anda menggunakan antarmuka lain sebagai koneksi internet, maka sesuaikan dengan konfigurasi anda. Misalnya

nload -i 400 -o 100 eth1

nload -i 400 -o 100 ppp0

Iftop

Iftop digunakan untuk mengetahui status koneksi yang terjadi dari mesin PC router anda ke internet. Iftop juga memberikan informasi berapa besarnya beban bandwidth yang diberikan ke jaringan anda. Parameter iftop yang sering digunakan adalah -i yang digunakan untuk memilih interface yang akan dibaca oleh iftop. Selain itu parameter -F juga sering digunakan untuk membaca koneksi yang terjadi dari network tertentu.

iftop -i eth1

iftop -i eth1 -F 192.168.0.15/32

Perhatikan format penulisan ip address dengan parameter -F. 192.168.0.15/32 berarti network dengan alamat ip 192.168.0.15 yang menggunakan netmask 32 (255.255.255.255) yaitu hanya terdiri dari satu komputer saja yaitu 192.168.0.15. Artinya, iftop hanya digunakan untuk melihat koneksi dari satu komputer saja. Jika anda akan melakukan scan terhadap lebih dari satu komputer, maka gunakan netmask yang sesuai. Silahkan lihat http://support.imagestream.com/Netmask.html untuk konversi netmask ke bentuk dua digit. Demikian untuk sementara, semoga bermanfaat.

2011/10/25 / Riza

Kumpulkanlah Sampah Pada Tempatnya

Tempat Sampah

Suatu ketika (kalau tidak salah sekitar tahun 1999) saya dan beberapa rekan beserta dosen duduk-duduk di plaza jurusan Biologi IPB. Tidak ada yang istimewa yang terjadi saat itu. Namun hingga saat ini saya masih ingat topik pembicaraan kami.

Menurut salah satu dosen (kalau saya tidak salah ingat, bapak Bambang Suryobroto), ketika beliau menempuh pendidikan di Jepang, salah satu profesornya pernah berkata “Bagi saya sampah bukan untuk dibuang, tapi dikumpulkan”. Memang sampah bukan untuk dibuang. Saya selalu mengumpulkan sampah. Kalau saya makan permen atau roti, (kalo ga ada tempat sampah -pen) bungkusnya saya kantongin (dulu -pen), kemudian saya buang ke tempat sampah. Begitu kata beliau. Saya selalu ingat dengan konsep yang beliau utarakan ini.

Di lain kesempatan, beberapa mahasiswa Biologi IPB angkatan 1992-1998 bergabung membentuk kelompok cinta alam bernama OWA (apa masih ada sampai sekarang?). Saat itu beberapa dari mereka berusaha untuk tidak menggunakan plastik dalam kehidupan mereka dan lebih memilih untuk membawa kantong sendiri ketika berbelanja ke toko atau pasar. Efeknya tentu saja jumlah sampah yang mereka hasilkan lebih sedikit dari teman-teman lainnya. Mereka juga berusaha mengumpulkan kertas bekas dan membuat sendiri kertas daur ulang. Mereka juga berusaha untuk tidak membuang sampah sembarangan. Sesuai dengan konsep yang ditawarkan oleh dosen kami itu.

Saya pikir seharusnya beginilah kita menganggap sampah. Bahwa sampah harus dikumpulkan, bukan dibuang. Sehingga slogan buanglah sampah pada tempatnya harus diubah menjadi kumpulkanlah sampah pada tempatnya. Setuju ?

2011/10/24 / Riza

Internet, Masa Lalu dan Facebook Repository

Facebook Mirror

Dulu internet di Indonesia sangat lambat. Saya ingat sekali, dulu ketika tahun 2003, sampai menginap di warnet seorang teman untuk mendownload tulisan-tulisan menarik dari para pakar internet indonesia seperti Pak Micahel Sunggiardi, Pak Budi Rahardjo dan Kang Onno W. Purbo. Satu malam kami hanya bisa mendownload data sekitar beberapa puluh sampai seratusan megabyte saja.

Pada zaman ‘dulu’ rasanya susah sekali mempelajari GNU/Linux karena koneksi internet yang lambat itu. Dulu hanya Debian dengan APT-nya yang menggunakan internet sebagai sarana instalasi software. Tentu saja bisa juga secara offline jika sudah mendownload seluruh paket yang dibutuhkan dan menginstallnya dengan dpkg. Atau jika menggunakan Redhat yang ketika itu masih versi 6 atau 7 (saya lupa). Tentu saja harus mendownload semua paket satu persatu, karena tidak seperti sekarang, belum ada YUM ketika itu.
Read more…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 115 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: