#!


Judul yang aneh, tapi sebenarnya tidak. Ini adalah CrunchBang. Crunchbang linux adalah sebuah distribusi GNU/Linux yang berbasiskan Debian dengan window manager gesit Openbox. Dengan kekuatan berbasis komunitas Debian menjawab kebutuhan orang-orang seperti saya yang mulai tidak suka dengan eye-candy ala window manager besar seperti KDE dan Gnome. Bahkan belakangan Linus Torvalds pun beralih ke XFCE karena kecewa dengan Gnome.

Kenapa saya dulu memilih Gnome? sama dengan Linus, saya memilih Gnome karena simplicity. Ternyata kemudian, belakangan Gnome pun mulai meninggalkan simplicity-nya dan mulai terasa berat seperti KDE. Bahkan di Ubuntu dengan Unity Desktop, Gnome terasa makin berat, apalagi di komputer netbook saya yang hanya bersenjata intel Atom N280 dan RAM 1GB.

Crunchbang Linux datang dengan window manager Openbox dan software bawaan mirip Xubuntu seperti Abiword, Gnumeric Chromium browser, dan lain-lain. Karena sebenarnya CrunchBang Linux adalah kustomasi Debian, bukan turunan resmi seperti Ubuntu dan Mint, maka CrunchBang mendownload paket-paketnya hanya dari server repository Debian saja sehningga saya tidak perlu repot lagi menyesuaikan diri karena sudah biasa dengan lingkungan Debian dan Ubuntu.

Terus kenapa namanya CrunchBang? seperti kata pengembangnya

CrunchBang tidak dimaksudkan bagi anda yang menginginkan system yang stabil, atau orang yang tidak suka dengan seringnya peristiwa kerusakan (breakage). Mungkin komputer anda akan sering CRUNCH! BANG! setelah menggunakan CrunchBang Linux

Akhirnya saya jatuh cinta sama Linux… lagi! setelah menemukan #! Bagi teman-teman yang ingin mencoba, silahkan mendownload di websitenya http://www.crunchbanglinux.org/

7 thoughts on “#!

  1. ane juga lagi pake nih gan..😀
    memang ringan sekalee..

    wine juga bisa di install di OS ini.
    printer ane jg jalan di OS ini,

    namun openbox,belum support ssh2/sftp/smb yahh.?
    seperti nautilus di gnome

    ada trik gak gan .. ?

  2. Gnome(DE) != unity. Unity DE baru dari canonical alih-alih pake gnome3. Default terinstall di ubuntu adalah unity bukan Gnome(DE). Klo ingin coba gnome3 di oneiric install aja gnome-shell. keduanya ringan koq. Kebutuhan cpunya sama saja dg versi sebelumnya, hanya kebutuhan grafik yg diminta lebih. Asal grafik card kita bekerja dg baik dg compiz/clutter, gak masalah.

    Tapi saya tidak suka keduanya. Less productive, terutama klo bekerja dg byk window. Jika gnome3 mengmbalikan window-list panelnya mgk saya mau switch back🙂

    • iya bang, emang Unity beda dengan Gnome DE. Maaf kalau bahasa di tulisannya bikin bingung. Memang sekarang udah jamannya fitur dekstop berkemampuan grafis, bagaimanapun juga tetap tidak bersahabat untuk laptop murah seperti yang saya pake. Prosesornya sanggup, VGA nya ga sanggup. Walupun bisa pake Unity 2D, tapi udah terlanjur ga sreg sama Unity dan juga Gnome3. sekarang lagi seru sama CrunchBang dan Openbox, kayaknya kalo pake Fluxbox juga enak.

      By d way, pakabar bang? Industrial masih eksis kah?

      • wah pernah ke industrial ya🙂 mgk msh eksis tp alah pindah tangan. Ambo sdg indak d padang.
        Krmn buka2 arsip milik kpli, kyk nya linux di padang sdh mulai bergairah ya🙂

      • dulu urang rumah ambo skripsi samo bang dedi keceknyo😀. dulu pernah main waktu masih di ulak karang, trus setelah pindah ke cendrawasih pernah lo. kebetulan dulu sempat salah gaul samo gagap dan ciboik, hehehe. kini dek lah rami di padang, anak2 bi semangat pulo, alhamdulillah nampaknyo mulai bergairah OSS di sumbar.

  3. Ping-balik: Fedbang! Remix | Ilmu itu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s