Memulai Belajar Perl

Strawberry Perl
Strawberry Perl

Strawberry Perl

Strawberry Perl

Saya mendapat tugas, yang sebetulnya mudah bagi yang sudah terbiasa, namun bagi saya ini cukup sulit. Untuk tugas ini saya harus membuat sebuah program untuk mengumpulkan data dari internet. Program ini harus dibuat dengan bahasa pemrograman Perl, karena saya belum pernah belajar Perl dengan serius, saya pikir inilah saatnya. Memang agak terlambat, tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.

Untuk memulai belajar Perl, hal-hal yang harus dipersiapkan cukup sederhana dan mudah didapatkan:

  1. Interpreter Perl. Untuk mendapatkan interpreter Perl cukup mudah. Jika menggunakan GNU/Linux, misalnya distribusi Debian atau Ubuntu, cukup menggunakan perintah sudo apt-get install perl. Jika menggunakan RedHat, CentOS atau Fedora bisa dengan perintah su -c “yum install perl”. Jika menggunakan Windows ada beberapa interpreter Perl yang dapat digunakan. Dulu saya pernah mencoba ActivePerl dari Activestate yang bisa didapatkan di http://www.activestate.com/activeperl. Sekarang tersedia implementasi Perl yang full Open Source di Windows bernama Strawberry Perl dan bisa didapatkan di http://strawberryperl.com. Yang saya gunakan saat ini adalah Strawberry Perl. Sedikit tentang Strawberry Perl, merupakan implementasi Perl di Windows yang dibuat oleh pencipta Perl sendiri, Larry Wall yang juga menciptakan program rn (Usenet client) dan program patch (sering digunakan untuk mengupdate source program). Baca lebih lanjut

Menginstall LEMP dengan Ubuntu


Anda tentu tentu tahu LAMP. LAMP adalah kependekan dari Linux, Apache MySQL, PHP. LAMP adalah kombinasi powerful untuk layanan webserver. Bagaimana jika Apache kita ganti dengan Nginx? Maka namanya akan berubah menjadi LEMP. Kenapa harus Nginx? Ada banyak alasan. Diantaranya adalah Nginx dikenal sebagai webserver dengan footprint memory yang kecil, sehingga tidak membebani sumberdaya server. Selain itu Nginx juga lebih gesit daripada Apache. Tidak seperti Apache, tidak ada modul PHP untuk Nginx. Untuk itu, biasanya PHP diinstall dalam bentuk CGI. Sekarang umumnya webserver LEMP menggunanan PHP-FPMuntuk memudahkan instalasi dan manajemen proses serta konfigurasi PHP. Proses instalasi LEMP di Ubuntu sebagai berikut:

  1. Jalankan perintah sudo apt-get install nginx php5-fpm php5-mysqlnd mysql-server
  2. edit konfigurasi virtualhost default nginx yang ada di /etc/nginx/sites-enabled/default, cari baris berikut Baca lebih lanjut

Internet, Masa Lalu dan Facebook Repository

Facebook Mirror
Facebook Mirror

Dulu internet di Indonesia sangat lambat. Saya ingat sekali, dulu ketika tahun 2003, sampai menginap di warnet seorang teman untuk mendownload tulisan-tulisan menarik dari para pakar internet indonesia seperti Pak Micahel Sunggiardi, Pak Budi Rahardjo dan Kang Onno W. Purbo. Satu malam kami hanya bisa mendownload data sekitar beberapa puluh sampai seratusan megabyte saja.

Pada zaman ‘dulu’ rasanya susah sekali mempelajari GNU/Linux karena koneksi internet yang lambat itu. Dulu hanya Debian dengan APT-nya yang menggunakan internet sebagai sarana instalasi software. Tentu saja bisa juga secara offline jika sudah mendownload seluruh paket yang dibutuhkan dan menginstallnya dengan dpkg. Atau jika menggunakan Redhat yang ketika itu masih versi 6 atau 7 (saya lupa). Tentu saja harus mendownload semua paket satu persatu, karena tidak seperti sekarang, belum ada YUM ketika itu.
Baca lebih lanjut

Cara Mudah Menginstall Paket .deb Beserta Dependensinya

DEB Package
DEB Package

Jika anda menggunakan distribusi GNU/Linux Debian dan turunannya, misalnya Ubuntu, Linux Mint, Knoppix dan lain-lain, pasti anda akan berinteraksi dengan tipe berkas ini. .deb (baca:dot deb) adalah format file paket program yang digunakan oleh distribusi Debian dan varian turunannya. Untuk menginstall paket ini biasanya digunakan tool dpkg dengan parameter -i. dpkg -i namapaket.deb
Baca lebih lanjut